Analisis Pengaruh Waktu Pengeluaran Kolostrum Terhadap Kejadian Ikterus Fisiologis Pada Bayi Baru Lahir
https://doi.org/10.52235/lp.v4i2.225
Abstract
Dari masalah yang sering timbul pada bayi baru lahir adalah ikterus fisiologis bayi yang tidak menyusu atau tidak diberi ASI akan mengalami dehidrasi. Kolostrum merupakan cairan susu yang pertama kali berwarna keemasan, kental dan lengket yang disekresi oleh kelenjar payudara dari hari pertama, hari ketiga atau hari keempat dan dihasilkan dalam 24-36 jam pertama setelah melahirkan oleh karena itu kolostrum sendiri mengandung protein yang tinggi, mineral, garam, vitamin A, nitrogen, sel darah putih dan antibodi yang tinggi daripada ASI matur. Banyak sekali ibu-ibu yang tidak memberikan kolostrum kepada bayinya karena faktor kurangnya petugas kesehatan didaerah-daerah terpencil, perubahan sosial-budaya, pengetahuan ibu yang kurang tentang pemberian kolostrum, faktor ASI yang belum keluar dan payudara ibu yang kecil sehingga tidak menghasilkan kolostrum yang cukup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh waktu pengeluaran kolostrum terhadap kejadian ikterus fisiologis pada bayi baru lahir. Dengan menggunakan metode studi literatur maka dilakukan analisis terhadap hasil penelusuran 12 jurnal dan artikel dengan tinjauan teori (e-book). Penelitian ini mengungkapkan bahwa waktu pemberian kolostrum yang paling efektif yaitu 1-24 jam pertama, kejadian ikterus fisiologis yang sering timbul pada 2-3 hari kelahiran, dan waktu pemberian kolostrum yang tepat sangat berpengaruh terhadap bayi baru lahir
Downloads
References
Artathi, E. Suryandari & Ely, E. Agustina. 2013. Perbedaan Waktu Pemberian Kolostrum Terhadap Kejadian Ikterus. Fisiologis Pada Bayi Baru Lahir. penelitian Involusi Kebidanan, Vol. 3 (5), hlm. 1-12
Arum Purnamasari. 2020. Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Waktu Pengeluaran Kolostrum Pada Ibu Post Partum. penelitian Ilmiah Kesehatan, Vol. 4 (2), hlm 51-54.
Atikah & Eni Rahmawati. 2010. ASI dan Menyusui. Yogyakarta: Nuha Medika
Aulia, Djauhar, I. Sulistyaningsih. 2017. Pengaruh Inisiasi Menyusu Dini Terhadap Terjadinya Ikterus Neonatorum. penelitian Ilmiah Umum dan Kesehatan, Vol. 2 (1), hlm. 31-38.
Bahiyatun. 2009. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas Normal. Jakarta: EGC.
Eva, M. Apriyulan & Luluk, K. Dwihestie. 2017. Hubungan Frekuensi Pemberian ASI Dengan Derajat Ikterus Neonatorum Fisiologis. penelitian Ilmu Kesehatan, hlm 1-7.
Hartono, Rudi, Setianingsih, Sulis. 2014.Manfaat ASI Ekslusif Untuk Buah Hati. Yogyakarta: Gosyen Publishing.
Kosim, dkk. 2012. Buku Ajar Neonatologi. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Marliandiani dan Nyna, P.N. 2015. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas dan Menyusui. Jakarta: Salemba Medika.
Nicko, P. K. Saputra & Putri S. Lasmini. 2015. Pengaruh Inisiasi Menyusu Dini Terhadap Waktu Pengeluaran dan Perubahan Warna Mekonium Serta Kejadian Ikterik Fisiologis. Penelitian Ilmu Kesehatan, Vol. 9 (2), hlm 87-94.
Nunung, U. Wantini, Eka Santi & Emmelia, A. F. Damayanti. 2020. Inisiasi Menyusu Dini Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Fisiologis. Penelitian Nerspedia, Vol. 2 (1), hlm. 59-68.
Prawirohardjo, Sarwono. 2013. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka.
Purwanti, E. 2012. Asuhan Kebidanan untuk Ibu Nifas. Yogyakarta: Cakrawala Ilmu.
Putri Dewi, Rita Rositawati. 2017. Relationship between LBW and Asphyxia with Neonatal Jaundice: Journal Scientific Midwifery. 4 (2).
Rezza, F. Zamzara, Dwi Ernawati & Ari Susanti. 2015. Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Waktu Pengeluaran Kolostrum Ibu Post Partum Sectio Caesaria. penelitian Ilmiah Kesehatan, Vol.8 (2), hlm 229-241.
Saputra, Lyndon. 2014 Buku Saku Keperawatan Pasien Dengan Gangguan Fungsi Kardiovaskule. Tanggerang Selatan: Binarupa Aksara Publisher.
Siti Rohani & Rini Wahyuni. 2017. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ikterus Pada Neonatus. penelitian Ilmu Kesehatan, Vol. 2 (1), hlm 75-80.
Soetjiningsih. 2013. ASI. Petunjuk Untuk Tenaga Kesehatan. Jakarta: EGC.
Suci Rahmani Nurita. 2019. Pemberian Kolostrum Pertama Pada Bayi Baru Lahir dan Faktor Terkait. penelitian Akademika Baiturrahim, Vol. 8 (2), hlm 165-174.
Suryaningtyas, A. 2014. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Asi Ekslusif.
Susi Widiawati. 2017. Hubungan Sepsis Neonatorum BBLR dan Asfiksia Dengan Kejadian Ikterus Pada Bayi Baru Lahir. penelitian Informasi Kesehatan, Vol. 6 (1), hlm. 52-57.
Wahyuni, S. 2017. Asuhan Neonatus, Bayi & Balita.Jakarta: EGC.
Yanti Herawati & Maya Indriati. 2017. Pengaruh Pemberian ASI Awal Terhadap Kejadian Ikterus Pada Bayi Baru Lahir. penelitian Kebidanan, Vol. 3 (1), hlm 67- 72.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Marchatus Soleha, Vivi Dwi Putri, Bella Safitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




